Sebelum hari ini berlalu begitu saja, aku ingin menceritakan suatu hal padamu. Hari ini aku memetik beberapa tangkai bunga ungu untukmu. yang pertama dari supir angkot yang tengah beristirahat sambil menghitung pendapatannya hari ini, ini sudah malam dan duniaku baru dimulai, yang kedua dari tempat makan pinggir jalan yang katamu masakannya mampu membuatmu tidak berpaling ketempat yang lain, kau kemudian menambahkan kata kepuasan dan kepercayaan disitu, dan aku sependapat denganmu, dan yang terakhir aku petik dari batu yang bersinar cerah di langit malam ini, ada ratusan bintang yang menemaninya disana, dan semoga dia tak merasa kesepian di cakrawala yang begitu luas. Dan kemudian semuanya aku kumpulkan jadi satu, kuikat seadanya, dan aku kirimkan lewat angin kepadamu. “angin, tolong letakkan saja bunga ini didalam hatinya, aku tahu saat aku mengirimkan ini padanya dia sudah tertidur, aku mohon kau tidak berisik.. tempatkan tepat dihatinya, datang dan pergilah tanpa bersuara, berlalulah seperti tidak ada apa-apa.. semoga besok dia bangun dengan senyum yang mengembangkan diwajahnya.. terima kasih”
Aku masih mencari satu kata itu, iya.. ini tentang kita. aku tidak menemukan kata yang tepat untuk mewakili perasaanku sekarang. aku sangat senang berada disampingmu,, sungguh..